Senin, 11 Desember 2017

Menikah Muda sebelum lulus Wisuda

Menikah adalah ikatan paling sakral dan suci bagi dua sejoli, ada perasaan tenang dan bahagia ketika sang kekasih menjadi satu - satunya dan seutuhnya dimiliki. Bahkan menikah muda sudah di lakukan bak tradisi sedulu kala, ironisnya di zaman maju saat ini menikah menjadi cara untuk ''Memaksakan'' sebuah keadaan, Entah karena murni cinta atau nafsu yang kian menggebu atau ''Kebablasan'' alasan - alasan ini sungguh diluar dugaan yang jelas menikah bukanlah sesuatu yang harus dipaksakan sebab menikah merupakan ikatan paling suci antara manusia dan tuhan dengan janji dan ikrarnya dihadapan penghulu dan keluarga.

Tentu saja aku belum menikah, maka biarlah sudut pandang ''Menikah Muda'' ini menjadi topik yang patut dibicarakan secara logika, tidak hanya menyangkut agama tapi juga menyangkut masa depan dan sebuah impian tersendiri yang kian dilupakan tanpa sadar oleh pasangan sejoli nan sedang dimabuk cinta.

Akhir - akhir ini aku kewalahan mendapat kabar burung dari teman - teman sekitar, Mengapa tidak temanku yang kukenal mendadak akan menikah, sudah menikah dan sudah merencanakan pernikahan meski mereka belum genap memakai toga dikepalanya, ada perasaan haru dan bahagia namun yang mendominasi adalah berbagai pertanyan dikepalaku. Sungguh bukan bermaksud lancang atau terlalu mengurusi hidup manusia, bagiku aku hanya manusia yang dituntut untuk terus berpikir dan terus belajar, maka naluri sebagai anak komunikasi yang gemar mengangkat sebuah topik permasalahan mulai muncul di benakku.

"Kalau sudah nikah nanti kuliahnya bagaimana , lalu cita - citanya?''

ini adalah pertanyaan yang cukup membuatku berdebat dengan diri sendiri, ya bagaimana tidak aku yang menjalin hubungan atau aku yang semester lalu jomblo - pun ikut kewalahan mengurus diri dan rentetan schedule dari kampus, jangankan aktifitas ringan, biaya hidup pun aku masing menadah pada orang tua, bukan sungkan meminta sang kekasih melainkan kami sama sama si miskin yang masih bergantung pada orang tua, kata hati ingin mendapatkan seorang kekasih dengan kebebasan finansial tapi.. apa daya, kita berencana tuhan berkehendak.

ini adalah problem yang cukup krisis aku pikirkan, di umur yang sama sepertiku mereka benar - benar ''Siap'' untuk menikah dengan status sama dan garis kehidupan yang sama.
Apa gara - gara tittle ''Menikah muda selain memberantas sex bebas bisa jadi pilihan agar terhindar zinah ? atau memperlancar sebuah rezeky''. sungguh antara setuju dan tidak setuju menyikapi sebuah status bahwa menikah bisa menghindarkan segalanya, sebab bagiku dari pacaranlah zinah dimulai, zinah - zinah kecil yang berawal dari mata lalu turun ke hati, berpegangan tangan dan seterusnya, maka menikah setelah ber-pacaranpun bukan sebuah pilihan terlebih saat kedua pasangan belum benar - benar siap menyikapi seluruh hiruk piruk dalam berumah tangga. Iya sebab aku sebagai anak dari kedua orang tuaku cukup melihat bagaimana kami kewalahan dalam mengurus dan membagi finansial, lalu menikah muda apakah sebuah solusi jika keduanya masih sama - sama merupakan tanggungan orang tua ? bahkan ironinya keduanya belum genap menyelesaikan pendidikan ? tentu kuliah bukanlah jawaban agar selesai kuliah setelahnya kita nikah, kuliah/pendidikan adalah salah satu tangga untuk mencapai impian dan mendapatkan ilmu yang lebih, sangat disayangkan atau tidak ?
....
....
....
Hari itu perdebatan muncul saat aku dan mama menaiki mobil yang dipesan secara online dengan supir yang komunikatif dan sangat ramah, kira - kira percakapannya seperti ini.
...
...
...

"Neng masih kuliah ? kuliah dimana ?''(gumamnya dengan ramah).
" Di ......... jurusan hubungan masyarakat hehe''(jawabku dengan sigap).
"yah,.. kuliah dimana saja itu sama neng yang penting ilmunya berguna selesai kuliah supaya kerja ya, ya kalau takdir tiba - tiba ada yang lamar dan menikah juga gak apa - apa ya neng hehe'' (candanya ringan).
...
(tiba - tiba mamah menyelah percakapan kami)
''Ah.. jangan dulu menikah pak, saya berharap dia bisa bekerja dengan baik, mengejar cita-citanya aja dulu perjalanan masih panjang dan tentunya masih banyak yang harus diraih'' (ucap mamah dengan bersungut - sungut).
.....
''Hehehe bu kan saya belum beres tadi kalau si eneng ditakdirkan menikah dengan... orang yang sudah mapan nah baru boleh bu, entah akan kembali mengejar mimpi atau tidak itu sebuah pilihan yang jelas sih saya juga berharap kuliah dulu menikah nanti sebab sudah menikah bukan lagi mata kuliah yang dipelajari semua ilmu akan dipelajari ha ha'' (jawabnya ringan sekali)
...
"Oh.. iya pak haha tapi sih kuliah dibereskan dulu sebab menikah bukanklah perkara mudah menjalaninya yang jelas kerja dahulu raih pengalaman hidup sebanyak mungkin'' (tutur mamah kala itu).
...
...
...
Dari sinilah bahwa memang menikah bukan tentang ijab kabul dan photo prewed agar dipajang di media sosial bukan juga agar status halal saja, menikah yang jelas lebih beraturan dan yang terpenting ketika keduanya telah benar - benar siap, bukan hanya mental dan fisik tapi siap secara finansial dan tanggung jawab akan perannya nanti, peran menjadi orang tua dan mandiri akan segala hal. 
inilah yang aku khawatirkan dari menikah muda, ketika hanya siap secara mental dan fisik namun belum siap secara ilmu dan keadaan bisa menjadi boomerang, kalau dalihnya ''Ah nanti belajar parentingmah gampang sesuai kondisi aja kalau punya anak, kalau keuangan masih maklumlah ada orang tua, sementara tinggalnya dirumah orang tua aja nunggu kita sukses''. Duh! ininih yang buat aku gereget sendiri, kalau sudah menikah bukan masalah ''Gimana nantinya!'' tapi benar - benar harus dipersiapkan segalanya, tidak hanya tahu karakter pasangan masing-masing tapi juga siap dewasa dan menjadi fondasi bagi bahtra rumah tangganya, tanpa kalian sadari entah orang tua berkata bahagia dengan pernikahan dini tetap saja ada rasa yang kurang, kurang ketika anaknya belum sepenuhnya memberikan kebahagiaan yang hakiki untuk orang tuanya, iya kalau suksesnya cepet setelah menikah, nah kalau belum? .. sekali lagi menikah muda perlu pertimbangan terlebih menikah butuh persiapan segalanya, butuh kedewasaan. Membangun dari nol adalah sebuah tantangan tetapi jika setengah - setengah dan belum memiliki kebebasan secara finansial dan perhitungan hidup akan makan dari mana? atas nama cinta, tentu tidak.. maka menikah sebelum wisuda atau menikah sebelum mandiri adalah kesalahan yang akan terasa sesal di akhir, akan ada rasa dimana fokus kita menjadi bercabang, tentunya untuk laki - laki dan wanita, zaman semakin pesat dan kekinian biaya semakin meningkat dan kita dituntut untuk mencukupi segalanya yang terlihat maupun tidak terlihat.
....
....
....
Wanita dan laki- laki (calon pasangan sejoli) adalah guru yang pertama bagi anak-anaknya kelak maka persiapkanlah itu bukan karena ''Nanti" sebab dari sekaranglah belajar sebab mendidik anak bukanlah perkara mudah, sungguh aku sudah lumayang belajar parenting dalam mendidik anak sebab zaman begitu pesat jangan sampai kita terbawa arus yang tidak baik, walau aku belum mempersiapkan aku rasa sebagai wanita dan calon orang tua kelak aku perlu menjadi pendidik yang baik bagi generasiku kelak bukan hanya cinta semata yang entah dari mana mulanya, anatar nafsu atau bisikan setan atau memang takdir maka pesanku untuk kalian berhentilah MENGELUH sebab keluhanmu tak selelah orang tua mengais rezeky untuk membiayai kalian agar impian dan cita - cita kalian terwujud, setidaknya harapan mereka hidup kita lebih baik dari hidupnya, sesederhana itu kasih sayang orang tua kita namun benar-benar indah bukankah dengan kita menyerah pada keadaan seakan kita menghancurkan mimpi-mimpi mereka juga. 

Pendidikan memang terasa tidak terlalu penting tetapi sangat berdampak bagi kedisiplinan dan pola pikir hidup kita, Dan ingatlah teruntuk kalian yang sedang merencanakan pernikahan muda, tak ada maksud menggurui disini tetapi mengingatkan dan mendoakan, menikahlah jika kalian benar-benar siap akan segalanya dan siap akan tanggung jawab baik buruk dalam setiap keputusan, jangan tentang impian sebuah pernikahan bak negeri dongeng ingatlah mimpi kecil kalian, yang aku yakin bahwa mimpi kalian sedari kecil adalah membahagiakan kedua orang tua kalian atau keluarga, peganglah erat-erat mimpi itu dan teruslah kenang selalu perjuangan orang tua dalam menghidupi anaknya, terlebih membiayai sebuah pendidikan bukanlah harga yang murah bagi kelas menegah kebawah, tentu menikah muda bukanlah solusi terbaik, menikahlah ketika kalian benar - benar siap akan segalanya..


Senin, 13 Februari 2017

Valentine for me

Hari valentine tepatnya tanggal 14 bulan february memang selalu identik sebagai hari "Kasih sayang" yang di rayakan serempak seluruh dunia, Namun tidak jarang banyak perdebatan di kalangan masyarakat, sebab "kasih sayang" bisa diberikan setiap hari, tidak perlu menunggu tanggal 14 february. Bagi aku sih sah-sah saja.. Sebab jika kita berpikiran secara luas kita akan paham mengapa banyak orang yang memberikan rasa sayangnya lebih di hari ini, Namun jika dilihat dari sudut pandang agama akan berbeda, bagi saya yang haram itu pola pikir lalu tersalurkan dengan prilaku yang melanggar norma dan HAM , sebab valentine tidak indentik dengan lawan jenis... melainkan bisa dengan orang tua dan kerabat dekat, ini bagaimana kita menyikapi hari "valentine" itu sendiri.
 
Artikel kali ini akan saya dedikasikan untuk seluruh kerabat dan orang - orang yang saya kasihi, dan tidak lupa yang pertama rasa syukur saya terhadap ALLAH SWT yang telah banyak memberikan warna lewat pembelajaran dalam menyikapi hidup ini, saya yang jauh dari kata sempurna memang selalu merasa kecil dihadapannya.
Lalu untuk mama dan papah yang telah memberikan do'a serta cinta kasih dan restunya, serta lantunan do'a keluarga yang bisa jadi membuat saya bisa seperti sekarang, selalu diberikan rezeky dan kesehatan. Untuk sahabat yang telah mewarnai hidup saya dan membuat saya belajar memaknai dan menghargai orang - orang disekitar saya.

Dan yang terakhir adalah... asep permana (Hideng) terimakasih .... 
"Pesan ini didedikasikan untuk hideng, bagi kalian yang tidak berkenan atau ingin tetap membaca boleh dilanjutkan, maaf jika didalam tulisan ini ada unsur lebay (Berlebihan.)".
 
Dulu kita dipertemukan menjadi seorang teman lalu sangat dekat seperti sekarang, terimakasih 1 tahun 4 bulan telah mendampingi si gina choe ini yang saya tahu betul betapa merepotkannya saya ini. 

Dulu berat badan ulun (saya : bahasa Kalimantan.) tidak mungkin naik berkilo - kilo deng, tapi berkat alarm jam makan pian (Kamu : Bahasa kalimantan.) yang bahkan tiap jam selalu ingetin dan tanpa pikir panjang beliin makan buat badan ulun allhamdulilah, ah... pian.. si cowo jelek dekil dan budak cinta di mata sebagian orang..
percayalah deng..pian laki - laki paling manis dan penyayang namun terkadang kalau bercanda suka lupa diri. makasih selalu sayangin ulunlah..
Ulun memang sempat cape, sempat lantang berbicara untuk mengakhiri hubungan kalau sudah moody dan marah, tapi pian sedikitpun belum pernah berkata sepatah kata pun, malah selalu pertahanin apa yang kita mulai dari awal. Pian yang rela dibilang tidak laki - laki karena terlalu nurut sama ulun padahal ulun tahu karena pian sayang dan kada mau menyakiti hati ulun, percayalah.. ulun perempuan yang beruntung karena pian mau berubah kearah yang baik entah harus perantaranya ulun, ulun tahu pian laki - laki paling maco diantara yang lainnya hehe namun demi ulun.. pian selalu sok imut kaya onyoy.. makasih ya sayang...
 Ini boneka pertama yang pian kasih... namanya "pinky" walau si pinky telah tiada... dia tetap terukir di hati hahaha...
Ini Bunga pertama yang pian kasih.. waktu ulun minta putus, tragis ya ...tapi dibelakang bungaini ada tulisan sebuah do'a yang berharap hubungan kita terus lanjut .
 Ini pian yang selalu mencoba imut namun.. malah buat ulun cekikikan gakuat... tapi ini yang buat ulun makin sayang sama pian.
Ini bingkai yang pian pesen dari sampit dan akhirnya pecah waktu sampai di bandung, karena di taro di bagasi pesawat.

Bahkan sampai detik ini.. aku selalu sadar bahwa aku dan dia belum tentu berjodoh, namun biarlah rasa sayang ini kusampaikan sebelum tuhan berkehendak lain, terimakasih ya.. hideng, pian yang selalu sempet - sempetin waktu dan tenaga buat ulun, kasih onyoy yang imut...puluhan bunga.
yang ulun sadar apapun yang pian kasih dan ulun kasih masih dari uang orang tua, namun kita sama - sama punya mimpi untuk bisa wujudkan cita - cita bersama.
hideng... ulun baru nemu orang yang sayangnya kaya pian, yang ngeracunin makanan sampai gendut ke cewenya, yang tidak macem - macem dibelakang , yang menghargai ulun dan mama..
yang bisa menangis dibahu ulun.. dan selalu ngabarin ulun apapun keadaan pian,
semoga kelak kamu menjadi laki laki sukses dan berguna, aku tidak butuh balasan.. atau kau harus selalu ada di sisiku, jadilah laki - laki yang berkomitmen memegang janjinya, jadilah laki - laki yang menjaga kehormatan wanitanya, laki - laki yang penurut untuk kebaikan.

Untuk kalian yang kagum akan sosoknya.. silahkan untuk mengagumi dan menyukainya, sebab dia memang menjadi impian untuk semua wanita, walau masih sifat dan hatinya.. walau materinya tidak semapan laki - laki pemain wanita, sebab semakin banyak wanita yang menyukai dia (Hideng) .. itu merupakan ujian untuk dirinya...
Dan aku hanya melihat perjuangannya...
Dan aku.. tetap akan menjadi sahabatnya...

Selamat hari kasih sayang.. sahabat yang paling terdalam.. hehe
 

Selasa, 10 Januari 2017

Introduce & My First Love in Bandung

Hallo Choena... perkenalkan ini adalah blog ke tiga aku, banyak banget ya ? yup, blog yang berbeda memang aku khususkan. Blog pertama mengarah ke edukasi dan yang satu lagi tentang dunia Beauty (kecantikan) tapi belum launching nih, doakan saja supaya ke tiga blog yang aku buat isinya bermanfaat buat kalian dan meninggalkan sebuah kesan ya, jangan lupa leave (tinggalkan) komen dan kritikan membangun agar jadi semangat dan bahan koreksian buat aku.

Oke, kalau ditanya pasti semuanya sudah tahu dong , konten di blog ini isinya apa ? Yup, di sini aku akan menulis semua pengalaman maupun kejadian sehari - hari aku, akan aku curahkan dengan gaya bahasaku dan semoga bisa sedikit menghibur mengisi waktu kalian untuk membaca ya.

langsung aja yuk, aku bakalan tuliskan sepenggal kisah cinta pertamaku yang bersemi di Bandung, uhuk sayang gak di korea aja yah.. sama lee min ho.. hehehe

Sebetulnya kalau di tanya tanggal berapa pastinya aku bertemu dengan sosok Achepele yang sekarang menjadi pendamping aku di bandung jawabannya "Lupa" yang jelas awal kenal itu saat beberapa bulan pertama masuk kuliah. Jujur kalau ditanya "First impression" kaya gimana cuman satu kata yang aku bisa sampaikan ke kalian "Kesel", yup anak yang satu ini pecicilan seperti cacing kepanasan mungkin agar menarik perhatian seluruh isi ruangan yang saat itu kami sedang pelatihan upacara pembukaan mosma. Pernah nih sangking gak sukanya dalam hati aku berkata " ih amit - amit ini anak udah item pecicilan." siapa sangka tuhan mendengar ejekan ku.. yup, aku mengejek ciptaannya.. maka terkutuklah aku saudara - saudara.

selang beberapa minggu aku dekat dengan seorang teman bernama nurul, yup dari nurul inilah aku kenal dia (Achepele) dan dari nurul inilah kisah perjalanan cinta dan persahabatanku dimulai.

Sebelum aku dekat dengan achepele ada beberapa orang yang sempat singgah menarik perhatianku, tetapi..... bagiku mereka bukan lelaki yang kelak bisa membahagiakanku, bukan dari materi tetapi dari hati. Bagaimana mungkin aku menerima laki - laki yang hanya tebar pesona sana - sini dengan maksud "Bergurau" namun tetap saja hati wanita adalah hati paling tulus di dunia bagiku, hatinya bahkan bisa selembut kapas, maka jurus utama bukan dari segi keromantisan melainkan kebahagiaan batin. Yup, memang gak cukup kok dihibur tanpa di beri sesuatu tapi percayalah, menjalin sebuah hubungan dengan anak manusia adalah hal saling mengenal dan memahami tidak lebih dari itu bukan? .

Seiring berjalannya waktu kami meresmikan hubungan kami seperti launching product,hingga kini aku seperti tidak percaya aku yang mengejeknya malah menjadi pasangannya selama 1 tahun lebih (mungkin benar bahwa perkataan/Ucapan adalah sebuah doa), peresmian hubungan yang simple dan sangat amat sederhana.. tanpa sebuah bunga tanpa balon.. tanpa kata - kata cinta.
yup, begitulah achepele dia sangat amat takut mengungkapkan perasaannya kalau di ingat - ingat kembali seperti anak kucing baru lahir takut dengan manusia hahaha..
Lain hal dengan diriku yang jahil dan penasaran, walau aku tahu achepele saat itu menaruh hati padaku, dan akhirnya ku pancing dia agar mengungkapkan perasaannya...
ah.. jika diceritakan jariku tidak sanggup untuk mengetik keyboard karena sungguh menggelitik kisah cintaku yang tidak seindah drama korea, tetapi inilah kisah cintaku dan aku bersyukur bahwa terkadang kisah cinta tidak semanis drama korea dan ftv melainkan kenyataan akan lebih pahit dari semua imajinasi kita hehehe

Kalau kalian salah satu Follower lama instagram aku  kalian pasti tahu perjalanan kita, yup aku selalu men-Share dengan sedikit caption yang panjang tentang cerita kami disetiap photo ( Sekarang photonya sudah ku hapus, alasannya ? ). Ada yang bilang romantis dll. tetapi bagiku itu sungguh biasa.. sebab keromantisan didapat pada kisah cinta nenek dan kake kita yang bisa mempertahankan kisah cintanya hingga memiliki cucu dan cicit.
kebahagiaan hakiki itu bukan tentang Relationship Goal, melainkan melihat orang tua kalian bahagia dan kalian bisa membahagiakan mereka.

 Cinta itu boleh teman - teman tetapi jangan sampai melupakan tuhan dan orang tua karena dari merekalah kita dapat tumbuh dewasa dan bertemu dengan cinta pertama kalian. Karena cinta itu adalah sebagian rasa yang di beri langsung oleh sang maha kuasa.
Dari awal aku selalu berbicara pada diriku bahwa jika aku dan achepele harus berpisah maka jangan ada dendam, jangan ada bahwa salah satu dari kami harus merugi merasakan sakit, ya... jika tuhan tidak merestui kami bisa apa?

Percaya tidak, bahwa terkadang jodoh kita bisa jadi bukan yang sekarang kita genggam ?
Bisa jadi jodoh kita jauh berkilo - kilo meter, atau menyebrangi pulau, beda negara dan bahasa.
Yah.. Terdengar berlebihan tapi siapa yang tahu ?
Maka dari itu..., Saat kalian memiliki hubungan jadilah seseorang yang saling menyembuhkan luka, saling memberi tawa, meluangkan waktu, sebab jika dia kelak benar - benar menjadi bagian dari hidup kita, dia harus memprioritaskan kita.

Apa sih yang membuat aku bertahan dengan bocah tengil ini ? kalau kalian adalah orang yang kenal dengan achepele, pasti tahu benar dulu dia seperti apa sebelum bersama denganku ?
Mengapa dia berubah ? itulah cinta.. merubah ke arah yang lebih baik, dan kamu mau berubah demi dia, dan merendahkan sedikit keegoisan.
aku tidak bermaksud mengumbar bahwa achepele adalah seseorang yang sempurna, dia punya segudang dosa dan kekurangan.. begitupun aku, maka bukan cacian yang kuberikan melainkan saling memperbaiki.

Terkadang di dalam lubuk hatiku aku marah jika melihat pacar teman - temanku yang kukenal genit terhadap teman cewe nya atau cewe lain, dengan alesan "bercanda" itu bukan sebuah alesan, itu artinya kamupun sebuah bahan candaan, jika ia menempatkan hatinya untuk padamu, dia akan menjaga perasaanmu dan menghormati perasaan perempuan lain. Maka kalian yang merasa bahwa laki - laki mu sangat pengertian atau bahkan cuek, itu merupakan sebuah pertanda antara dia tidak memprioritaskan dirimu atau dia kurang nyaman denganmu ?

Disini gina hanya mencurahkan sedikit kekecewaan dalam berpacaran, yup memang betul laki - laki jaman sekarang omongannya tidak bisa di pegang tak terkecuali achepele, maka setiap pesan di cerita ini adalah untuk memberi tahukan pada semua kaum adam dan hawa, untuk menghormati perasaan wanita maupun laki- laki, jika tidak nyaman tinggalkanlah dengan lembut, Bukan dengan perselisihan, perselingkuhan maupun genit - genit mata keranjang.

Nah choena..  Mungkin di balik sebuah kisah cinta kalian bisa belajar dari perjalanan cinta ku di bandung, terimakasih untuk teman - teman yang telah men- DM secara pribadi lewat instagram aku , mendoakan hubungan kami .
Percayalah jika dia nyaman maka dia akan memprioritaskanmu. jika dia berselingkuh maka bersiaplah untuk menerima kekecewaan kembali, sebab selingkuh tidak cukup satu kali bagi para pecinta yang hasratnya haus melebihi cinta melainkan materi.

Kalian bisa berjalan mulai dari nol, menikmati pahit manisnya kehidupan bersama, tanpa jaim (jaga image) saling membantu, Hubungan yang sehat akan membuat kalian sehat fisik dan rohani.
sebab berjalan mulai dari nol pertanda bahwa kamu dan dia akan sangat kuat menghadapi masa depan, perempuan memang dituntut melihat materi tetapi jangan lupakan rasa bahagia, jangan lupakan sebuah perjuangan yang di ibaratkan kalian pernah berteduh bersama - sama .

Untuk para lelaki, jadilah lelaki yang gentleman tidak menjadi lelaki banci yang hanya memanfaatkan, sebab tanpa seorang wanita kalian tidak bisa lahir kedunia, cintailah wanita dan hormatilah dia seperti ibumu, kadang wanita memang menyebalkan dengan ribuan kode-kode yang harus kalian pecahkan, tetapi percayalah jika seorang wanita pernah menyelami dalamnya hatimu melebihi samudra.. hatinya bahkan bisa mencairkan kerasnya hatimu dan meluluhkan bekunya pribadimu. percayalah cinta akan merubah duniamu tanpa kamu ketahui walau sekeras apapun kamu berkomitmen, jika kamu tidak berubah akan cinta maka kamu belum menemukan cinta sejatimu.

Jadilah perempuan yang cerdas yang tahu jika dia hanya sekedar memanfaatkan dan tahu jika dia benar - benar cinta, Jomblo ? tidak masalah sebab tuhan takut kamu mendapatkan cinta yang salah, mungkin tuhan masih sayang padamu.. atau.... jodohmu belum lahir, ehehehe


salam sayang
By Diary Of Ginachoe ya, see you soon choena..
Leave a comment & thank you